Kemajuan teknologi begitu pesatnya bahkan jika kita memejamkan mata sedetikpun kita akan tertinggal jauh dibelakang, seperti contohnya anggapan tentang mobil mini
Selamat datang di blognya tukang ngetrail
Disini kita bicara apa saja, dari soal motor sampai soal Ujian Nasional. Mulai dari bengkel sampai kandang sapi.
Disini bukan tempat untuk download mie ayam, bakso apalagi nasi goreng.
Tampilkan postingan dengan label Krisis Energi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Krisis Energi. Tampilkan semua postingan
Jumat, Februari 18, 2011
Khayalan dan Keliling Dunia dalam 2 Jam dengan Acabion
Perkembangan teknologi memang dimulai dari sebuah khayalan yang berkembang menjadi ide gila. seperti contohnya Keliling dunia dalam 2 jam menjadi mungkin pada tahun 2100.
Jumat, Mei 01, 2009
Lingkungan Dan Teknologi
Dilematis memang jika kita harus memilih antara lingkungan atau kemajuan.
Keduanya memang tidak bisa dipisahkan dari kepentingan umat manusia.
Disatu sisi manusia dan makluk hidup lain memerlukan habitat yang sehat untuk berkembang.
Tidak cukup hanya sekedar lingkungan sehat, tapi juga harus menjamin masa depan.
Sedangkan dilain sisi Manusia harus menjalankan pemikiran pemikiran baru, mengembangkan sumberdaya pikiran.
Kita sama sama mengetahui jika hasil pemikiran manusia itu sering berdampak negatif terhadap kesehatan lingkungan.
Kini kita dihadapkan pada pilihan yang sangat sulit. Disatu sisi makluk hidup memerlukan lingkungan yang sehat untuk berkembang dan meneruskan kehidupan, tapi dilain sisi manusia juga harus mengikuti perkembangan peradaban yang kadangkala mengganggu keseimbangan lingkungan.
Tidak heran jika pada akhirnya terjadi pro dan kontra soal penerapan suatu teknologi. Seperti yang sedang marak adalah rencana pemerintah membangun PLTN. Kekhawatiran masyarakat tentang PLTN tidaklah berlebihan. Ukraina pernah dan mengalami bencana akibat PLTN, bahkan sampai sekarangpun masih harus menanggung bencana itu.
Tapi rencana pemerintah juga bukanlah hal yang berlebihan mengingat kebutuhan listrik di negara kita yang semakin hari smakin meningkat, dan mungkin PLTN adalah jawabanya.
Kita tidak boleh menyalahkan Pemerintah sepenuhnya, karna disaat andai krisis listrik dinegara ini tidak menemukan jalan keluar maka resiko yang kita tanggung adalah pemadaman bergilir.
Padahal kita sama sama ketahui bagaimana reaksi masyarakat saat daerah mereka yang mendapat giliran pemadaman.
Sungguh pilihan yang sangat sulit. Sesulit saya memilih untuk meneruskan tulisan ini atau memenuhi perintah bunda tercinta untuk beli gula.
Tapi bunda lebih penting he he. . .
Ok pamit beli gula dulu ya. . .
Keduanya memang tidak bisa dipisahkan dari kepentingan umat manusia.
Disatu sisi manusia dan makluk hidup lain memerlukan habitat yang sehat untuk berkembang.
Tidak cukup hanya sekedar lingkungan sehat, tapi juga harus menjamin masa depan.
Sedangkan dilain sisi Manusia harus menjalankan pemikiran pemikiran baru, mengembangkan sumberdaya pikiran.
Kita sama sama mengetahui jika hasil pemikiran manusia itu sering berdampak negatif terhadap kesehatan lingkungan.
Kini kita dihadapkan pada pilihan yang sangat sulit. Disatu sisi makluk hidup memerlukan lingkungan yang sehat untuk berkembang dan meneruskan kehidupan, tapi dilain sisi manusia juga harus mengikuti perkembangan peradaban yang kadangkala mengganggu keseimbangan lingkungan.
Tidak heran jika pada akhirnya terjadi pro dan kontra soal penerapan suatu teknologi. Seperti yang sedang marak adalah rencana pemerintah membangun PLTN. Kekhawatiran masyarakat tentang PLTN tidaklah berlebihan. Ukraina pernah dan mengalami bencana akibat PLTN, bahkan sampai sekarangpun masih harus menanggung bencana itu.
Tapi rencana pemerintah juga bukanlah hal yang berlebihan mengingat kebutuhan listrik di negara kita yang semakin hari smakin meningkat, dan mungkin PLTN adalah jawabanya.
Kita tidak boleh menyalahkan Pemerintah sepenuhnya, karna disaat andai krisis listrik dinegara ini tidak menemukan jalan keluar maka resiko yang kita tanggung adalah pemadaman bergilir.
Padahal kita sama sama ketahui bagaimana reaksi masyarakat saat daerah mereka yang mendapat giliran pemadaman.
Sungguh pilihan yang sangat sulit. Sesulit saya memilih untuk meneruskan tulisan ini atau memenuhi perintah bunda tercinta untuk beli gula.
Tapi bunda lebih penting he he. . .
Ok pamit beli gula dulu ya. . .
Senin, Maret 02, 2009
JOGJA KEMBALI BERSEPEDA
1 maret 1949 tepatnya pukul 06.00 WIB kota Jogja diserang dari berbagai penjuru, kala itu pasukan TNI berhasil menguasai ibukota RI selama 6 jam.
Setelah 60 tahun berlalu jogja diserang lagi, ribuan masyarakat menyerbu pusat Kota Yogyakarta. Bedanya kali ini masyarakat menyerbu dengan sepeda onthel. Kegiatan itu bagian dari peringatan serangan oemoem 1 maret 1949 sekaligus menandai dimulainya program Jogja kembali bersepeda untuk meredam Global Warming. Selama ini masyarakat enggan bersepeda karena gengsi. Padahal jika ditinjau lagi sepeda mempunyai multi fungsi, sebagai alat transportasi yang ramah lingkungan skaligus sarana olahraga. Jogja sekali lagi menanggapi positif hal itu. demi masa depan, gengsi tidak berlaku dijogja. Salah satu langkah Pemkot Yogyakarta akan membuat jalur kusus sepeda. sehingga diharapkan sepeda menjadi tren bagi semua kalangan masyarakat. Diharapkan naik sepeda bukanlah suatu keterpaksaan, melainkan kebutuhan, kebutuhan akan lingkungan yang sehat, menumbuhkan jiwa sederhana serta yang lebih penting menghemat energi dan memperlambat punahnya umat manusia karena Pemanasan Global.
Semoga program itu bisa terlaksana dan semoga kota kota lain mengikuti langkah Yogyakarta. . .
Setelah 60 tahun berlalu jogja diserang lagi, ribuan masyarakat menyerbu pusat Kota Yogyakarta. Bedanya kali ini masyarakat menyerbu dengan sepeda onthel. Kegiatan itu bagian dari peringatan serangan oemoem 1 maret 1949 sekaligus menandai dimulainya program Jogja kembali bersepeda untuk meredam Global Warming. Selama ini masyarakat enggan bersepeda karena gengsi. Padahal jika ditinjau lagi sepeda mempunyai multi fungsi, sebagai alat transportasi yang ramah lingkungan skaligus sarana olahraga. Jogja sekali lagi menanggapi positif hal itu. demi masa depan, gengsi tidak berlaku dijogja. Salah satu langkah Pemkot Yogyakarta akan membuat jalur kusus sepeda. sehingga diharapkan sepeda menjadi tren bagi semua kalangan masyarakat. Diharapkan naik sepeda bukanlah suatu keterpaksaan, melainkan kebutuhan, kebutuhan akan lingkungan yang sehat, menumbuhkan jiwa sederhana serta yang lebih penting menghemat energi dan memperlambat punahnya umat manusia karena Pemanasan Global.
Semoga program itu bisa terlaksana dan semoga kota kota lain mengikuti langkah Yogyakarta. . .
Sabtu, Februari 07, 2009
Andong
Jika anda berfikir 'Andong' alat transportasi yang sudah ketinggalan jaman, mungkin anda harus berfikir ulang. Bukankah
Andong sangat ramah lingkungan. Gak perlu pusing2 mikirin naik turunya harga BBM, atau lbih2 soal krisis energi, apalagi soal pemanasan Gombal eh global. yang penting rumput di mandala kriada atau senayan masih mau numbuh andong masih bisa gremet.
Sabtu, Januari 31, 2009
Dampak negatif penurunan harga BBM
Ironis memang, disaat kita gembar gembor dgn masalah global warming justru harga BBM turun. Itu bencana masa depan. Mengapa? Perlu di ingat minyak bumi adalah bahan tambang yg tidak bisa diperbaharui, dan karna dgng murahnya harga BBM masyarakat smakin terlena, dan smakin malas mereka mencari bahan bakar alternatif yg ramah lingkungan serta atau mengembangkan perkakas2 tenaga non Fosil, karna pada dasarnya manusia cenderung kreatif jika dalam keadaan terdesak. Jika ini berlanjut Maka ancaman krisis energi dan pemanasan global smakin mencengkram kita.
Langganan:
Postingan (Atom)