Tampilkan postingan dengan label Kata hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kata hati. Tampilkan semua postingan

Senin, Februari 21, 2011

Sabtu, Juni 05, 2010

Sekedar Posting

Setelah bertahun tahun tidak melihat kunang2, malam ini ada seekor kunang2 masuk rumah.
terbang berputar2 diruang tamu.


Sambil ngopi + singkong goreng aku nikmati pemandangan langka ini. memperhatikan kunang2 yang terbang menari2 dan si Nitro (kucing kesayangan buMar) mengikuti dari bawah.

Sungguh pemandangan indah, cukup menghibur hati yang gundah. . .

SEKEDAR POSTING BLOG (biar kelihatan belum Almarhum)

Setelah sekian lama tidak mengurusi blog Koemat ini ternyata sangat memprihatinkan.





Ya memang selama ini tidak terlintas ide samaskali.
Mungkin otak sudah mulai rusak atau karena otak sing wis ra kebak, entahlah.


Terlalu lama membohongi diri sendiri hingga aku menjadi begini.

Terlalu lama bermain hati untuk menunggu hal yang tak pasti.

Tapi kenapa harus memakai hati, bukankah aku ini manusia sakit jiwa?

Lupakan dia walau telah menunggu sekian lama.

Walau berat rasanya karna jujur hati ini masih cinta.

Biarkan dia menentukan jalan untuknya bahagia.

Walau dalam hati mengharapnya kembali dan penantian ini tak sia2.

Semoga semua menjadi baik pada akhirnya, tanpa kecewa.

Andai kita ditakdirkan untuk bersama, semoga kita dipertemukan dalam keadaan yang berbeda.





*tulisan di atas hanya sekedar iseng2 saja, tidak ditujukan untuk siapapun atau kelompok manapun.
Kesamaan nama dan karakter bukan merupakan suatu kesengajaan.
(Sing nulis ora karep'e dhewe)

Rabu, November 11, 2009

DUKUNG CICAK APA BUAYA?

Ketika saya online di sebuah situs Jejaring sosial, kalau boleh saya bilang di Facebook, ada pesan dari seorang teman yang bertanya, "mas Mudhy dukung Cicak apa Buaya?" sayapun menjawab dengengan asal asalan

Rabu, Juli 29, 2009

Aku belum apa apa

Sejenak berpikir tentang apa yang sudah aku berikan pd orang2 yg menyayangiku selama 27 tahun aku menghirup udara di bumi ini. . .

Jumat, Juni 26, 2009

Musik Bukan sekedar Hiburan

There's A Place In
Your Heart

And I Know That It Is Love

And This Place Could
Be
Much
Brighter Than Tomorrow

And If You Really Try

You'll Find There's No Need
To Cry

In This Place You'll Feel

That There's No Hurt Or Sorrow

There Are Ways
To Get There

If You Care Enough

For The Living

Make A Little Space

Make A Better Place...

Heal The World,
Make It A Better Place

For You And For Me,
And The Entire Human Race

There Are People Dying

If You Care Enough

For The Living

Make A Better Place

For You And For Me. . . . .

Senin, Juni 15, 2009

HANYA DI INDONESIA

Benda jatuh itu hal biasa dan wajar. Semua terjadi karena gaya gravitasi bumi, kira kira begitu yang dikatakan Issac Newton.

Sabtu, Juni 06, 2009

Sengketa Ambalat

Malaysia mungkin adalah salah satu negara tetangga yang paling sering terlibat masalah atau lebih tepatnya mengusik kedaulatan NKRI. Permasalahan tentang TKI, kasus tentang Manohara dan yang sangat membuat kita marah adalah klaim Malaysia atas Ambalat. Sengketa Ambalat antara Indonesia dan Malaysia semakin memanas, ini terbukti dari makin siaganya kapal kapal TNI diwilayah itu.
Markas Besar TNI menegaskan, blok Ambalat di Laut Sulawesi sebagia bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sesuai peta hukum laut internasional UNCLOS 1982."Siapa pun pihak yang memasuki wilayah tersebut, berarti telah melanggar kedaulatan RI," kata Juru Bicara TNI Marsekal Muda TNI Sagom Tamboen, kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.
TNI tidak pernah menyatakan Blok Ambalat sebagai wilayah dengan status dalam sengketa, lanjut beliau.
Bahkan adu argumen dan saling lempar pernyataanpun sering terjadi terjadi. "Blok Ambalat, adalah bagian NKRI sesuai ketentuan hukum laut internasional," kata Marsekal Muda TNI Sagom menanggapi pernyataan Panglima Angkatan Tentara Malaysia (ATM) Jenderal Abdul Aziz Zaenal bahwa pernyataan militer RI tentang blok Ambalat tak berdasar.
Karenanya, tambah Sagom, militer Indonesia akan tetap melakukan pengamanan di area tersebut sampai perundingan antara kedua negara menghasilkan kesepakatan tentang Ambalat.
Memang banyak pelanggaran yang dilakukan kapal kapal perang Malaysia dengan melintasi wilayah kedaulatan NKRI sehingga membuat geram TNI bahkan seluruh masyarakat Indonesia.
Sementara itu juru bicara Departemen Luar Negeri RI Teuku Faizasyah mengatakan, pihaknya telah melayangkan nota protes kepada pemerintah Malaysia terkait pelanggaran wilayah RI di Ambalat oleh kapal-kapal perang Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM)."Surat protes itu sudah kami layangkan kemaren, sebagai peringatan bagi pemerintah Malaysia," ujarnya.
Tentang perundingan kedua pihak, Faizasyah mengatakan, masih menunggu konfirmasi dari Malaysia. "Kemungkinan Juli kami akan bertemu untuk membahas perselisihan di Ambalat.
Memang Ambalat adalah suatu area yang kaya akan minyak sehingga membuat Malaysia berambisi untuk memilikinya.






Senin, Mei 25, 2009

Fatwa haram Facebook dan Friendster

Masih segar dalam ingatan kita tentang fatwa haram 'golput'. Fatwa yang menurut saya tidaklah tepat karena sistem demokrasi itu sendiri meragukan kehalalanya.

Rabu, Mei 13, 2009

Indahnya Mimpi

Ketika menjelang tidur, banyak orang berharapan akan datangnya mimpi indah. Ya karna mimpi itu hak setiap orang.
Dan hanya didalam mimpi kadang seorang pengamen bisa jadi presiden, seorang kuli seperti saya bisa jadi Raja, atau malah sebaliknya, seorang Pemilik pabrik alat musik jadi pengamen.
Memang indah saat kita bermimpi tentang keinginan yang tercapai. Tentang cita cita yang tergapai.
Tapi ketika pagi menjelang dan mimpi itu buyar karna kokok ayam, bunyi alarm atau dering telepon, ada perasaan kecewa. Kecewa karna ternyata semua hanya mimpi, kecewa karna kita kembali sebagai diri kita seperti sebelum tidur tadi. Yang tadinya buruh kembali jadi buruh, yang tadinya pengamen kembali mengamen, yang tadinya Gubernur malah bisa masuk rumah sakit karena kaget dengan mimpinya.

Jadi bisa dikatakan mimpi indah justru membawa kekecewaan, atau bahkan membuat kita terbuai dalam kemalasan. Karena kita tidak menyadari yang terjadi adalah mimpi.
Jadi Jikalau boleh memilih, lebih baik bermimpi buruk karna sewaktu bangun kita akan merasa lega karna semua hanya mimpi, daripada bermimpi indah dan ketika bangun kita kecewa dan enggan untuk menerima kenyataan yg terjadi.
Bagaimanapun indahnya mimpi tetaplah mimpi, dan bagaimanapun pahitnya kenyataan pada diri haruslah dijalani.

Sekian tulisan ini, Selamat tidur, dan semoga tidak bermimpi

Jumat, Mei 01, 2009

Lingkungan Dan Teknologi

Dilematis memang jika kita harus memilih antara lingkungan atau kemajuan.

Keduanya memang tidak bisa dipisahkan dari kepentingan umat manusia.
Disatu sisi manusia dan makluk hidup lain memerlukan habitat yang sehat untuk berkembang.
Tidak cukup hanya sekedar lingkungan sehat, tapi juga harus menjamin masa depan.


Sedangkan dilain sisi Manusia harus menjalankan pemikiran pemikiran baru, mengembangkan sumberdaya pikiran.
Kita sama sama mengetahui jika hasil pemikiran manusia itu sering berdampak negatif terhadap kesehatan lingkungan.

Kini kita dihadapkan pada pilihan yang sangat sulit. Disatu sisi makluk hidup memerlukan lingkungan yang sehat untuk berkembang dan meneruskan kehidupan, tapi dilain sisi manusia juga harus mengikuti perkembangan peradaban yang kadangkala mengganggu keseimbangan lingkungan.

Tidak heran jika pada akhirnya terjadi pro dan kontra soal penerapan suatu teknologi. Seperti yang sedang marak adalah rencana pemerintah membangun PLTN. Kekhawatiran masyarakat tentang PLTN tidaklah berlebihan. Ukraina pernah dan mengalami bencana akibat PLTN, bahkan sampai sekarangpun masih harus menanggung bencana itu.
Tapi rencana pemerintah juga bukanlah hal yang berlebihan mengingat kebutuhan listrik di negara kita yang semakin hari smakin meningkat, dan mungkin PLTN adalah jawabanya.
Kita tidak boleh menyalahkan Pemerintah sepenuhnya, karna disaat andai krisis listrik dinegara ini tidak menemukan jalan keluar maka resiko yang kita tanggung adalah pemadaman bergilir.
Padahal kita sama sama ketahui bagaimana reaksi masyarakat saat daerah mereka yang mendapat giliran pemadaman.

Sungguh pilihan yang sangat sulit. Sesulit saya memilih untuk meneruskan tulisan ini atau memenuhi perintah bunda tercinta untuk beli gula.

Tapi bunda lebih penting he he. . .
Ok pamit beli gula dulu ya. . .



Selasa, April 28, 2009

BEBAS DAP ! !

"Sekarang jamannya serba bebas. bebas berbicara, bebas berpendapat bebas berkarya dan bebas berekspresi".

Sabtu, April 04, 2009

ALASAN TERBAIK UNTUK BERSEDIH

Dunia ini memang aneh, sungguh aneh, tapi bukan sulapan lho ya. Ada salah seorang temen yang pagi tadi telepon, kaget juga sieh lha wong mandi aja belun sudah ditelpon. Bukan apa apa, kalau mo ngasih duit sieh gak apalah, biarpun blm mandi tp saya tetep pe de kalau urusan soal duit kok. Tp dia telepon cuma ngeluh dan nangis bahasa gaulnya curhat. Katanya sieh lagi sedih (ternyata orang kaya bisa sedih juga tho -heran.jpg). Tapi ada yang membuat saya agak sedikit risih, alasan dia sedih itu yang tidak tepat. Dia sedih hanya karna malam minggu ini dia tidak bisa geleng2 ria di cafe bersama temen2nya. Ya, karena mobilnya dipakai sodaranya dia tidak bisa bermalem mingguan. Sedikit membuat pilu atau bahkan membuat kita mengelus dada. Disaat orang orang disekitar kita banyak yang sedih karna anaknya belum makan, karna belum bisa bayar uang sekolah atau bahkan sedih karena keluarganya hilang terseret air bah, Tepatkah kita bersedih hanya karna tidak bisa jalan jalan, shoping, atau ke cafe? Memang yang menjadi korban situ gintung itu bukan sodara kita, yang belum makan itu bukan anak kita. Tapi sebagai manusia yang diberi hati harusnya kita ikut prihatin. Tapi memang manusia juga dilengkapi dengan ego, hanya bagaimana kita mengendalikan ego tersebut. Kita memang punya kebebasan bertindak asal tidak melanggar hukum. Tapi hendaknya kita juga tidak melupakan lingkungan sekitar kita.
Nah mbak yg td telpon saya, kalau tidak ada kendaraan buat malem mingguan di H***'s cafe, mending ikut saya aja ke Cafe Angkringan
, gratis kok.

Rabu, Maret 11, 2009

Akhir sebuah penantian

Ketika kita mengharapkan sesuatu, kita begitu semangat menjalani hari penuh penantian yang mendebarkan. Perasaan penasaran dan rasa rindu kepada sebuah harapan tersebut bercampur, bahkan mungkin tinggal menambahkan ragi maka jadilah adonan kue harapan. Bahkan tiap jengkal langkah seakan membumbui penantian tersebut.
Tiap malam pikiran slalu terbayang akan pagi, tiap pagi berharap datangnya sore, dan kala sore menyongsong malam dengan riang, begitu seterusnya hingga kita seakan lupa bahwa tidak semua keinginan bisa terwujud. Begitu semangatnya kita menjalani sebuah penantian sampai kadang kadang kita tidak bisa berfikir secara realistis.

Maka ketika harapan itu ternyata tidak menuju kepada kita dan penantian itu seakan sia sia, rasa kecewa yang amat sangat melukai hati yang kita dapati. Hidup seakan tak berarti lagi, waktu seakan berhenti berputar. Begitu pedihnya kenyataan itu mungkin akan sulit diterima. Disaat seperti inilah perasaan paling sedih, kecewa dan putus asa bercampur jadi satu. Mungkin perasaan itu akan terasa lebih sakit daripada saat berpulangnya Adik kita tercinta misalnya.
Memang kenyataan tak selalu sesuai harapan, tapi kenapa ada yang slalu memberi harapan? Salahkah kita menanti sebuah harapan yang dijanjikan? Ataukah memang kita harus berhenti berharap?